Kelebihan dan Kekurangan Investasi Properti Dekat Tol

Investasi properti di Indonesia telah menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi para investor dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan semakin berkembangnya infrastruktur, terutama pembangunan jalan tol yang menghubungkan berbagai wilayah strategis, properti di dekat tol menjadi pilihan yang diminati.
Banyak yang melihat properti dekat tol sebagai peluang investasi yang menjanjikan, karena aksesibilitasnya yang tinggi, waktu tempuh yang lebih efisien, dan potensi peningkatan nilai properti seiring berjalannya waktu.
Namun, seperti halnya setiap keputusan investasi, properti dekat tol memiliki kelebihan dan kekurangannya. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai keuntungan dan tantangan dari investasi properti yang berlokasi dekat dengan akses jalan tol.
Baca juga: Pengertian Istilah Nice Property dalam Investasi Properti
Properti Dekat Tol sebagai Pilihan Investasi Properti

Dalam investasi properti, lokasi adalah salah satu faktor paling penting yang harus diperhatikan. Properti yang terletak di lokasi strategis cenderung memiliki nilai yang terus meningkat.
Salah satu kriteria lokasi yang kerap diincar adalah properti yang berada dekat dengan akses jalan tol. Jalan tol berperan sebagai jalur utama yang menghubungkan berbagai kawasan, memberikan kemudahan bagi perpindahan antarwilayah dengan waktu tempuh yang lebih singkat dan efisien.
Dengan adanya proyek infrastruktur tol yang masif di Indonesia, properti yang dekat dengan akses tol menawarkan potensi kenaikan nilai yang signifikan.
Selain itu, properti di dekat tol kerap diminati oleh masyarakat yang ingin tinggal di kawasan yang memberikan kemudahan akses ke pusat kota tanpa harus tinggal di wilayah metropolitan yang padat.
Baca juga: Ketahui Perbedaan Peruntukan Properti Gudang dan Pabrik
Kelebihan Investasi Properti Dekat Tol
Investasi properti yang berada di dekat jalan tol memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menarik bagi para investor.
Beberapa faktor tersebut menjadi daya tarik utama dari properti di lokasi strategis ini dan meningkatkan nilai jangka panjang properti di kawasan tersebut.
Berikut adalah kelebihan dari berinvestasi properti di kawasan dekat tol.
1. Aksesibilitas yang Baik
Salah satu keuntungan utama dari properti dekat tol adalah kemudahan akses. Jalan tol memungkinkan pengendara untuk mencapai tujuan dengan lebih cepat karena jalur bebas hambatan ini mampu memotong waktu perjalanan, terutama untuk menuju wilayah pusat bisnis atau kota besar.
Menurut laporan dari Kementerian PUPR, peningkatan akses tol dapat mempercepat pertumbuhan wilayah suburban yang sebelumnya terisolasi, sehingga menciptakan peluang investasi properti baru yang menjanjikan.
2. Peningkatan Nilai Properti
Seiring dengan berkembangnya jaringan jalan tol, properti di area sekitarnya cenderung mengalami apresiasi nilai secara bertahap, didorong oleh peningkatan konektivitas dan aksesibilitas yang memudahkan mobilitas.
Laporan dari Detik Properti menyatakan bahwa keberadaan infrastruktur bukan hanya memudahkan masyarakat, tapi juga meningkatkan harga properti di kawasan tersebut.
Hal ini menjadikan properti dekat tol sebagai salah satu aset yang berpotensi memberikan keuntungan kapital yang cukup besar bagi para investor.
Baca juga: Perkantoran Surabaya Meningkat, Ini Penyebab dan Keuntungannya
3. Potensi Kenaikan Harga Sewa
Selain nilai jual yang meningkat, properti di dekat tol juga menawarkan peluang mendapatkan penghasilan dari sewa yang lebih tinggi.
Banyak penyewa yang rela membayar lebih untuk mendapatkan akses cepat ke jalur tol, terutama bagi mereka yang bekerja di pusat kota namun tinggal di pinggiran.
Laporan dari Knight Frank menyatakan bahwa permintaan sewa properti di dekat tol cenderung meningkat sekitar 10-15% per tahun.
4. Pengembangan Infrastruktur Lanjutan
Biasanya, pembangunan tol tidak berdiri sendiri, melainkan disertai dengan pengembangan infrastruktur lainnya seperti fasilitas umum, area komersial, dan transportasi publik.
Kehadiran infrastruktur tambahan ini semakin meningkatkan daya tarik properti di sekitarnya dan memberikan keuntungan bagi pemilik properti, baik dari segi aksesibilitas maupun kenyamanan.
Baca juga: Memahami Faktor Sosial dan Budaya Pasar Properti Indonesia
Kekurangan Investasi Properti Dekat Tol
Meski menawarkan sejumlah keuntungan, properti yang berada dekat dengan jalan tol tidak luput dari kekurangan.
Kendala-kendala ini, jika tidak dikelola dengan baik, dapat mengurangi kenyamanan penghuni dan mempengaruhi nilai properti secara negatif.
Berikut adalah kekurangan dari berinvestasi properti di kawasan dekat tol.
1. Kebisingan dan Polusi
Salah satu kekurangan utama dari properti yang berdekatan dengan akses tol adalah kebisingan yang berasal dari lalu lintas. Kendaraan yang melaju di jalan tol berpotensi menciptakan polusi suara, terutama saat volume lalu lintas tinggi, seperti pada jam sibuk. Tingkat kebisingan ini dapat meningkat drastis akibat intensitas lalu lintas yang padat.
Sebuah studi yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa polusi suara dari jalan tol dapat mempengaruhi kualitas hidup penghuni, yang dapat menyebabkan stres dan gangguan tidur.
Selain itu, polusi udara dari kendaraan juga menjadi masalah yang kerap dihadapi di kawasan sekitar jalan tol.
2. Kemacetan di Area Sekitar Gerbang Tol
Meskipun tol dirancang untuk mengurangi waktu tempuh, kemacetan di area gerbang tol seringkali menjadi masalah yang tidak bisa dihindari, terutama di pintu-pintu tol yang menghubungkan ke wilayah perkotaan.
Menurut laporan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), volume kendaraan yang tinggi di pintu tol utama dapat menyebabkan antrian panjang yang justru memperlambat akses ke jalan tol. Hal ini dapat mengurangi daya tarik properti yang terlalu dekat dengan gerbang tol.
3. Biaya Pengelolaan dan Pemeliharaan
Properti yang berada di dekat akses tol seringkali memerlukan pengelolaan yang lebih intensif, terutama untuk menjaga agar dampak negatif seperti kebisingan dan polusi tidak mempengaruhi kualitas properti.
Beberapa pemilik properti mungkin harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memasang penghalang suara atau sistem ventilasi yang lebih canggih untuk memastikan kenyamanan penghuni.
4. Ketergantungan pada Infrastruktur
Salah satu risiko dari investasi properti di dekat tol adalah ketergantungan pada infrastruktur yang ada. Jika terjadi penurunan kualitas atau perawatan yang kurang baik pada jalan tol, nilai properti di sekitarnya dapat terpengaruh secara negatif.
Selain itu, jika ada kebijakan pemerintah yang membatasi atau mengubah rute tol, hal ini juga dapat berdampak pada aksesibilitas dan nilai properti.
Baca juga: Rumah Inden vs Ready Stock: Simak Kelebihan dan Kekurangannya
Investasi properti dekat tol menawarkan sejumlah kelebihan yang menjadikannya pilihan menarik bagi para investor.
Aksesibilitas yang baik, potensi kenaikan nilai properti, dan peluang pendapatan dari sewa adalah beberapa faktor utama yang menjadikan properti ini menarik.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa ada tantangan yang perlu diperhatikan, seperti kebisingan, polusi, dan risiko infrastruktur yang tidak terkelola dengan baik.
Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan untuk berinvestasi, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor tersebut secara komprehensif.
Kesimpulan
Properti dekat tol adalah pilihan investasi yang memiliki potensi keuntungan besar, namun juga disertai dengan risiko tertentu.
Kelebihan seperti aksesibilitas yang baik dan peningkatan nilai properti perlu diimbangi dengan pemahaman tentang kekurangan, seperti kebisingan dan polusi.
Sebagai investor, melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan data serta tren terbaru akan membantu dalam membuat keputusan yang tepat.
Dengan pertumbuhan infrastruktur yang terus berkembang di Indonesia, properti di dekat tol tetap menjadi salah satu opsi yang menjanjikan bagi mereka yang ingin mengoptimalkan nilai investasi properti.
Jangan ragu untuk menghubungi A&A untuk mendapatkan konsultasi profesional mengenai investasi properti yang dapat memberikan hasil terbaik untuk masa depan Anda.